Perkembangan Pendidikan di Industri 4.0

APA DAN SIAPA – Pendidikan zaman dulu dan sekarang pasti mengalami perubahan yang cukup signifikan ditambah lagi dengan dibeturkan nya kasus covid-19 yang membuat Pengajar atau guru di masa sekarang  dituntut untuk menguasai teknologi sebagai penunjang dan membantu saat mengajar.

Dikutip di Instagram @ditjen.gtk.kedikbud, Senin (12/12/2022) potret pendidikan di masa sekarang dan mendatang yang merupakan ergpa revolusi industri 4.0 harus disesuaikan dengan kebutuhan pada masa tersebut supaya siswa dapat hidup dengan layak pada zamannya.

Baca Juga:   Yandri Susanto Ajak Ulama Kawal UU Sisdiknas

Pada era ini, penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan internet yang masif (internet of things) menjadi ciri utama proses transformasi digital dari era-era sebelumnya.

Pembelajaran merupakan proses interaksi antarsiswa, siswa dengan guru dan siswa dengan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

Belum lagi dengan pembelajaran yang menggunakan media smartphone atau beberapa media digital yang membuat guru yang sebelum nya kurang melek mengenai teknologi kini harus melek teknologi bahkan menguasai agar bisa tetap memberikan pembelajaran kepada para siswa.

Baca Juga:   Banyak Siswa Kelas V dan VI Belum Bisa Membaca, Simak Ulasan berikut

Sehingga pembelajaran yang relevan dengan era revolusi industri 4.0 sebagai era disrupsi memiliki beberapa ciri, diantaranya:

  1. Pembelajaran yang diarahkan oleh siswa sendiri (self directed learning)
  2. Pembelajaran dengan multisumber belajar (multi sources).
  3. Pembelajaran sepanjang hayat (life long learning)
  4. Pembelajaran berbasis TIK (ICT bases learning)
  5. Pembelajaran yang adaptif (adaptive learning)
  6. Pembelajaran yang dapat membangun cara pandang (growth mindset)
Baca Juga:   Ricky Agusiady: Jaga Harkat dan Martabat Perguruan Tinggi Swasta Dengan Kolaborasi

Itulah profil pendidikan masa depan menurut penjelasan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek.

Dengan profil pendidikan tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas pengajar dalam mengajar sehingga menghasilkan siswa-siswi yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik

Tentunya dengan dukungan subsidi media pembelajaran yang layak juga bagi para pengajar agar pembelajaran yang diberikan kepada siswa lebih maksimal dan menghasilka generasi emas bagi negara.

Editor: Faliq Taufiq