Repot Peralihan TV Digital, STB Langka dan Harga Melambung Tinggi

APA DAN SIAPA – Berakhirnya sinyal analog TV atau analog switch off (ASO), membuat masyarakat berbondong-bondong mencari set top box (STB) di berbagai toko elektronik. Hal itu memicu kenaikan harga hingga kelangkaan STB di pasaran.

Sama Halnya di kota Cimahi, tak sedikit warga yang ramai mencari keberadaa Set top box di berbagai supermarket ataupun toko elektronik sekitar.

Peningkatan penjualan STB berlangsung sejak awal November 2022 dan mencapai puncaknya sejak sinyal TV analog resmi diberhentikan mulai 2 Desember 2022.

Baca Juga:   Ricky Agusiady: Jaga Harkat dan Martabat Perguruan Tinggi Swasta Dengan Kolaborasi

Dalam sehari, para pedagang bisa menjual puluhan hingga ratusan unit STB beraneka merek. Seperti diungkapkan pedagang Edi Cahyadi (35), Rabu 7 Desember 2022.

“Lumayan bisa sampai 50-60 persen peningkatan penjualannya. Yang paling ramai pas Sabtu-Minggu 3-4 Desember 2022 kemarin sampai 2 kali lipat penjualannya,” ujar Edi ditemui di salah satu toko elektronik Jalan Gandawijaya, Kota Cimahi.

Edi mengatakan, harga pasaran STB saat ini yang dijualnya berkisar Rp300.000-Rp350.000.

“Ada yang lebih mahal tapi kita enggak punya barangnya. Kalau yang lebih murah sudah habis stoknya,” ucapnya.

Baca Juga:   Perkembangan Pendidikan di Industri 4.0

Sebagian warga berburu STB karena membutuhkan siaran Piala Dunia 2022. Dimana Piala Dunia menjadi salah satu tren tontonan para pecinta sepakbola di luar sana. Bahkan tak Cuma sepakbola, tapi acara-acara TV lain juga menjadi alasan warga berbondong-bondong membeli set top box.

“Ada juga yang enggak mau ketinggalan nonton acara dangdut sampai anak-anak protes di rumah enggak bisa nonton kartun,” tuturnya.

Hal serupa diungkapkan pedagang STB di kawasan Cimindi, Endan (40), yang berjualan STB menggunakan sepeda motor.

Baca Juga:   Ini Dia 6 Jurusan Kuliah Memiliki Peluang Besar di Dunia Kerja

“Keliling toko di Cimahi sudah kehabisan. Sampai di toko ritel pun tertulis ’STB Habis’. Sedangkan, di rumah salah satu alat hiburan keluarga ya nonton televisi,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Cimahi Hendra Gunawan menyatakan, pihaknya sudah mengajukan daftar penerima STB sekitar 17.000 keluarga.

“Data itu sudah kita sampaikan ke Kementerian Kominfo. Diajukan sekitar 17.000 unit. Dibagikan vendor langsung ke warga,” tuturnya.

Editor: Faliq Taufiq