Sah! Korea Selatan Hapus Sistem Usia Tradisional

APA DAN SIAPA – Parlemen negara Korea Selatan mengesahkan undang-undang untuk membatalkan metode penghitungan usia tradisional Korea dan akan menerapkan standar nasional.

Sejak tahun 1960-an, Korea Selatan menghitung umur bayi sejak dalam kandungan, setelah melalui masa kandungan yang selama sembilan bulan dalam perut ibu maka telah terhitung berusia satu tahun saat lahir. Menariknya, yang lahir di bulan Januari atau Desember, dianggap bertambah usia satu tahun pada tanggal 1 Januari.

Baca Juga:   Trending di sosial media, begini cara kerja bisnis asuransi

Mulai Juni 2023, usia tradisional Korea tidak lagi diizinkan pada dokumen resmi. Hanya metode standar yang diakui secara internasional yang akan tetap ada.

Mengutip Yonhap News Agency, Parlemen Korea Selatan telah meloloskan RUU terkait sistem penghitungan usia, Kamis (8/12/2022). Hal itu membuat sistem penghitungan usia Korea yang kuno sudah tidak berlaku lagi mulai 2023.

Baca Juga:   Gods of Egypt Tayang di Layar Kaca, Simak Sinopsisnya.

Juru bicara kepresidenan, Lee Jae-myoung mengatakan sistem usia yang disederhanakan mengikuti standar global dan mengakhiri kebingungan sosial dan ekonomi yang tidak perlu.

Perubahan tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah komunikasi domestik maupun internasional yang disebabkan oleh perbedaan cara penghitungan usia.

Baca Juga:   Cahayu, Gadis Belia Korban Tragedi Kanjuruhan, Koma 3 Hari dan Hilang Ingatan

Mengutip The Korea Herald, ada himbauan agar penghitungan usia resmi dibakukan pada Januari ini ketika otoritas kesehatan menggunakan usia internasional dan usia Korea secara bergantian untuk menetapkan pedoman pedoman dan kebijakan vaksin COVID-19.***

Editor: Faliq Taufiq