Selamatkan Lingkungan, Jangan Sepelekan Persoalan Sampah

 

APA DAN SIAPA – Kata sampah tidak terdengar asing di telinga kita. Mendengar kata sampah, rasanya seperti mendengar hal yang sepele. Tapi tahukah Anda? Sampah yang sering terdengar sepele justru akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup kita. Di Indonesia, sampah sudah menjadi masalah yang tidak pernah ada habisnya. Tidak hanya di kota besar, kota kecil pun semakin dibingungkan dengan sampah dan pengelolaannya. Hari demi hari, bukannya berkurang, sampah justru bertambah dan menumpuk.

Meski sudah digalakkan ribuan kali dengan semboyan “buanglah sampah pada tempatnya” hingga saat ini masih banyak masalah yang ditimbulkan karena jumlah sampah yang terus bertambah. Akibat dari tidak ditanganinya sampah dengan baik dan menyeluruh, tumpukan sampah akan menimbulkan masalah seperti bau busuk sampah yang menyengat yang mengganggu bau, tersumbatnya saluran air dan selokan yang dapat mengakibatkan banjir, penyakit kulit, diare, demam berdarah (DBD).

Baca Juga:   Kenali Tanda Tanda Jantung Anda mengamai Gangguan

Berdasarkan permasalahan tersebut terlihat bahwa ketika kita tidak mempedulikan dampak sampah rumah tangga, maka sampah padat dan cair akan menjadi bencana bagi kita yang akan merugikan banyak orang. Sampah padat dapat diatasi dengan cara pemilahan, sampah dikategorikan menjadi dua yaitu : sampah organik dan sampah non organik. Sampah organik dapat diolah dengan kompos sehingga menghasilkan kompos yang berguna untuk menyuburkan tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Sampah non organik dapat dipilah dan dijual sehingga dapat menambah penghasilan. Jika masyarakat bisa menerapkan hal tersebut, maka tidak akan ada sampah yang merugikan masyarakat.

Baca Juga:   Minum Air Hangat Setiap Pagi Ternyata Banyak Manfaat

Untuk pengelolaan sampah sendiri bisa dilakukan dengan 4R yaitu Reuse, Reduce, Recycle, Replace. Dan yang tidak kalah pentingnya selain memilah sampah, sebaiknya kita mulai mengurangi sumber sampah dengan cara sederhana, seperti: tidak membuang sisa makanan (makan sesuai porsi masing-masing), mengurangi penggunaan kantong plastik dengan membawa kantong belanjaan sendiri, memilih produk kemasan besar agar masa pemakaiannya bisa lebih lama, memilih produk isi ulang, menghindari barang dengan umur simpan pendek, mengurangi sikap konsumtif, membeli hanya yang dibutuhkan, tidak berbelanja berlebihan, dan sebagainya. Untuk menerapkan hal-hal sederhana tersebut, dimulai dari diri kita sendiri tentang pentingnya mengelola sampah dengan baik, sehingga dapat kita terapkan dalam kehidupan keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.***

Baca Juga:   Umur 20 Tahun Tinggi Badan Tak Tumbuh Lagi, Begini Penjelasannya
Editor: Faliq Taufiq