Seminar Nasional ABP PTSI Jawa Barat Dorong PTS Raih Akreditasi Unggul

APA DAN SIAPA – Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI) Jawa Barat, Dr. Ricky Agusiady mengatakan, tingkat keberhasilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), tidak hanya di bawah kendali rektor. Tetapi menurutnya, strategi keberhasilan PTS justru ada di wilayah Yayasan sebagai Badan Penyelenggara.

Demikian diungkapkan oleh Dr. Ricky Agusiady dalam sambutannya pada acara seminar nasional tentang Tatakelola Ekosistem Ppendidikan Tinggi Swasta Berkelanjutan, di Bandung, Selasa 22 November 2022.

Dalam seminar yang dilaksanakan usai pelantikan ketua dan pengurus baru ABP PTSI Jawa Barat tersebut juga terungkap, kualitas PTS di Jawa Barat saat ini dinilai masih memprihatinkan. Dr. Ricky Agusiady mengatakan, dari sekitar 400 PTS di Jawa Barat, hanya beberapa saja yang memiliki akreditasi unggul.

Baca Juga:   Selamat, PIKMA UIN Bandung Raih Juara 1 PIK Remaja Percontohan Nasional

“Sangat memprihatinkan, Bapak Ketua LLDIKTI telah memberikan tantangan bila serius akan meningkatkan Akreditasi Unggul maka beliau akan membantunya,” jelas Dr. Ricky Agusiady.

Menurut Dr. Ricky Agusiady, ada 3 Faktor Penting yang merupakan kendali dari Badan Penyelenggara atau Yayasan, yang paling utama yaitu 3 M, yang berarti Man (SDM), Material (sarana dan Prasarana) dan Money (Keuangan),” ungkapnya.

“Apalagi mendengar adanya berita dugaan Ijin PTS nya dicabut., adalah suatu musibah besar pagi kita sebagai stakeholders Pendidikan Tinggi karena akan kehilangan terutama Akses masuknya ke PTS dan SDM yang terdidik untuk mengelola PTS,” katanya.

Bila informasi adanya dugaan tersebut benar, Dr. Ricky Agusiady menegaskan, ABP-PTSI, APTISI, LLDIKTI IV dan Asosiasi serta komunitas PTS harus bersama-sama dapat mendeteksi awal, sehingga PTS tersebut dapat dibina, diperbaiki dan dipertahankan.

Baca Juga:   Yandri Susanto Ajak Ulama Kawal UU Sisdiknas

“Kami ABP-PTSI JABAR yakin akan mampu mendampingi PTS yg sdg mengalami masalah tersebut krn kami punya anggota serta Dewan Pakar yang memiliki keahlian diberbagai bidang selain Pakar di bidang Pendidikan, Manajemen, Keuangan, Hukum bahkan TNI dan POLRI aktif pun menjadi Dewan Pakar ABP-PTSI JABAR,” paparnya.

Lebih Jauh Dr. Ricky Agusiady menambahkan, keberadaan yayasan sebagai Badan Penyelenggara PTS harus betul betul memahami Tata Kelola PTS selain baik juga berkelanjutan. menurutnya, saat ini adalah momentum yang sangat tepat untuk segera bangkit secara bersama melalui ABP-PTSI JABAR, untuk melakukan perubahan strateginya dengan pendekatan analisis VUCA diantaranya strategi Collaboration dan Agility.

“Bagaimana Collaborasi dapat terbangun maka kita harus terlebih dahulu membangun Ekosistem Tata Kelola Pendidkan Tinggi Swasta yang berkelanjutan diantaranya mengunakan strategy Hexa Helix yaitu melibatkan berbagai aggregator seperti incubator, enabler, akselator hingga Lembaga keuangan, atau 6 unsur tersebut adalah Akademia, Business, Aggregator, Government, Community dan Media,” terangnya.

Baca Juga:   Ricky Agusiady: Jaga Harkat dan Martabat Perguruan Tinggi Swasta Dengan Kolaborasi

Dengan membangun Ekosistem Tata Kelola Pendidikan Tinggi Swata yang berkelanjutan, lanjut Dr. Ricky Agusiady, maka masing-masing faktor akan saling menjaga kepentingannya, dari kumpulan sistem berinteraksi berdasar kepentingannya menjadi suatu ekosistem layaknya ekosistem kehidupan manusia.

“Semoga kegiatan hari ini termasuk Seminar Nasional dengan narasumber yang ahli di bidangnya akan menghasilkan buah pikiran yang bermaanfaat dan menjadi penguatan pada program-program strategis yang akan dirumuskan pada saat Rakolwil ABP PTSI JABAR mendatang,” pungkasnya.****

Editor: Faliq Taufiq